Air Suspension Wajib Dirawat Biar Lebih Awet

Pemasangan air suspension di mobil ceper biar tidak mentok. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Jakarta: Mobil-mobil keluaran tebaru dan yang termasuk jenis kendaraan mewah seperti Lexus, Mercedes S Class, Range Rover, penggunaan air suspension (suspensi udara) biasanya sudah terpasang dari pabrikan.

Namun, ada juga sebagian mobil yang menggunakan air suspension dipasang sendiri (after market) untuk menambahkan fungsi kenyamanan dan fashion pada mobilnya.

Karena pemasangan air suspension ini tergolong bukan barang yang murah, ada baiknya kita mengetahui cara pemasangan dan perawatan ruangan air suspension yang benar.

Menurut Riefki Baskoro Marketing dari bengkel Akasia khusus pemasangan air suspension, body repair dan modifikasi, yang terletak di Jalan Marnaputra Atas No 63 Jatibening, Pondok Gede, Bekasi Barat, Jawa Barat, mobil apapun bisa dipasang air suspension. Karena pemasangan tidak berpengaruh dari jenis mobil, yang penting adalah pada struktur kaki-kakinya dan sistem suspensinya sendiri.

Maintenance air suspension sama seperti merawat ban, karena sama terbuat dari karet , yang penting balon udara tidak ada boleh gesekan pada saat pemasangan, biasanya yang sering menjadi kendala pada pemasangan, ruang spakbor yang sempit tidak diperhatikan, sehingga balon udara mentok ke pelek atau benda lain yang mengakibatkan bocor” beber Riefki.

“Komponen ini sebenarnya termasuk free maintenance, merawatnya cukup rajin disemir pakai semir ban supaya tetap lentur, selain itu pada saat parkir lama usahakan anginnya dibuang dengan posisi balon terendah, ini bertujuan agar menjaga kondisi balon bisa lebih awet/tahan lama, karena kalau pemakainnya bagus usia pakai bisa bertahan 5-8 tahun,” tutupnya.

(UDA)