Optimalkan Fitur Overdrive di Mobil Matic

Banyak yang masih tidak mengenali mekanisme dan fungsi dari fitur overdrive di kendaraan bertransmisi otomatis. Medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: Cara mengoperasikan mobil transmisi otomatis (matic) berbeda dengan transmisi manual, termasuk beragam fitur yang tersedia di mobil matic, salah satunya fitur overdrive. Namun, tak sedikit pemilik mobil matic belum paham tentang fungsi dan kegunaan fitur overdrive. 

Chief of Trainer Rifat Drive Labs (RDL), Herry Wahyudi menganalogikan antara transmisi otomatis dengan transmisi manual lima percepatan. Jika tuas preseneling pada posisi D, maka sama dengan posisi di lima. Ketika fitur overdrive dimatikan, maka transmisi akan turun di posisi empat meski tanpa memindahkan tuas perseneling.

“Fungsi overdrive (dalam posisi off) untuk menurunkan posisi gear agar meningkatkan putaran mesin sehingga torsi juga meningkat,” beber Herry di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Herry juga menjelaskan salah satu fungsi dari fitur overdrive adalah untuk melibas jalanan menanjak. Mobil akan lebih kuat dan bertenaga untuk melibas jalanan menanjak jika torsi dan putaran mesin dinaikan. Kemudian salah satu fungsi lainnya adalah melakukan engine break bagi yang gemar berkendara berkecepatan tinggi.

Jika fitur overdrive dalam kondisi hidup, maka gigi akan didorong hingga posisi tertinggi. Sehingga kinerja putaran mesin akan lebih ringan dan hasilnya membuat pembakaran bahan bakar lebih efisien atau hemat.

Di sisi lain, teknologi ini hadir di mobil lama. Saat ini mobil dengan transmisi otomatis terbaru dilengkapi dengan fitur tiptronik (+/-) atau mode L, untuk mencegah transmisi pindah ke posisi maksimal saat menanjak.

Nah sudah tahukan fungsi dan mekanisme overdrive. Jadi jangan bingung lagi ketika tanda ‘O/D off’ muncul.

(UDA)